Postingan

Tugas Akhir Essai: Pancasila dan Generasi Z

Nama   : Tiara Putri Wahana NIM     : 205160101111011   Pancasila dan Generasi Z Pancasila lahir pada 1 Juni 1945 yang ditandai oleh pidato Soekarno dalam sidang BPUPKI. Dalam proses pembentukannya, Pancasila tidak semata-mata berasal dari pemikiran para tokoh pendiri negara saat itu. Pancasila sejatinya berasal dari kristalisasi nilai-nilai yang ada dalam bangsa Indonesia sejak beratus-ratus tahun lamanya. Hal tersebut seharusnya memperkuat pernyataan bahwa Pancasila harus tetap melekat pada bangsa Indonesia. Soekarno mengatakan bahwa Pancasila adalah   philosopische grondslag atau pandangan hidup bangsa. Pancasila mempunyai fungsi utama sebagai dasar negara Indonesia. Maka dari itu, apabila isi dan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tidak diterapkan, hal itu sama dengan mengabaikan dasar negara kita. Jika dasar negara berubah, maka tujuan negara yang dirumuskan oleh pendiri bangsa juga berubah dan tidak sesuai dengan gagasan awal pa...
  Mental Health              Kesehatan mental telah terlalu lama tersembunyi di balik tabir stigma dan diskriminasi. Banyak masyarakat awam menganggap bahwa kesehatan mental seseorang tidak terlalu penting. Banyak pula orang-orang di luar sana yang merasa memiliki gangguan mental, namun tidak berani speak up karena dianggap menjadi suatu hal yang tabu dan tidak perlu dibicarakan bagi masyarakat Indonesia. Saat ini adalah waktu yang tepat untuk membawanya ke tempat terbuka dan dapat dilihat. Saya sebagai generasi Z berharap mampu membuat perbedaan dengan menggunakan ilmu yang ada dan siap diterapkan.          Mental health atau kesehatan mental adalah kesehatan yang dipengaruhi oleh kejadian dalam kehidupan yang meninggalkan dampak yang besar pada kepribadian dan perilaku seseorang. Kesehatan mental lebih dari sekadar tidak adanya gangguan mental. Kesehatan mental ditekankan dalam definis...
  Motivation Letter   Halo, perkenalkan aku adalah mahasiswa baru Universitas Brawijaya. Aku sangat bersyukur karena dapat menjadi bagian dari keluarga Brawijaya tahun ini, Adhikara 58. Proses yang kulalui untuk berjuang hingga hari ini tidaklah mudah. Aku kerap bergelut dengan diriku sendiri untuk menentukan pilihan-pilihanku. Aku merasa aku sudah sampai di titik ini, seharusnya aku lebih banyak bersyukur. Sudah seharusnya aku mengapresiasi diriku sendiri yang selama ini telah berjuang dan membuat keputusan dalam hidupku. Diri sendiri adalah orang pertama yang harus kita kenali sebelum kita mengenal orang lain. Kita harus mampu memahami diri sendiri, sebelum berusaha memahami orang lain. Seringkali aku menemukan keadaan dimana aku tidak bisa memahami diriku sendiri. ‘Mengapa aku melakukan ini? Mengapa aku suka ini?’ dan banyak pertanyaan lainnya mengenai diri sendiri. Terkadang kita tidak mampu memahami diri sendiri karena terlalu banyak melihat orang lain. Ikut-ikutan...